Langsung ke konten utama

Learn to being flexible person (30)




Hari ini adalah hari terakhir aku mengikuti proyek menulis #NulisRandom2015, aku bersyukur bisa mengikutinya secara lancar selama 30 hari. Banyak cerita yang tersimpan di balik penulisan selama 30 hari ini, dan juga pembelajaran yang penting yang aku dapatkan, salah satunya belajar menjadi orang yang fleksibel. Menjadi orang yang fleksibel itu ternyata perlu proses juga, dulu aku kalo sudah berkata A aku harus melakukan A, apapun yang terjadi aku harus tetap pada pendirianku. Namun ketika mengikuti proyek menulis ini aku mulai belajar bahwa menjadi orang yang fleksibel itu ternyata menyenangkan dan aku menikmatinya sekarang.

Aku belajar terkadang apa yang kita buat dan rencanakan tidak sama dengan kenyataan yang kita alami. Seperti saat mengikuti proyek menulis #NulisRandom2015 ini awalnya aku sudah menyusun point-point untuk menulis selama 14 hari, aku begitu bersemangat untuk menulisnya ketika hari itu tiba, aku tidak mau kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan, tetapi ketika dijalani point-point itu hanya berhasil 8 point sedangkan sisanya tidak jadi aku tulis. Contohnya di hari ke 8 sampai hari ke 14 aku berencana menulis cerita-cerita pendek dari single lagu Raisa, sayangnya aku hanya berhasil menulis 1 cerita fiksi yang berjudul Pemeran Utama, itupun aku membuatnya menjadi cerita bersambung padahal hanya ingin kubuat cerpen pendek. Begitu pun dengan cerita Mantan Terindah yang kuubah dengan judul His X, awalnya aku mau membuat cerita  si tokoh utama kembali pada mantannya cuma aku teringat kembali dengan ide ceritaku beberapa tahun lalu yang belum sempat aku tulis, ide-ide baru banyak bermunculan sehingga berkembanglah tulisan His X selama 5 hari berturut-turut kalian telah membacanya dan cerpen When You’re Gone sebagai pelengkap cerita His X, cerita yang seharusnya kutulis di bagian awal His X malah kubuat sesudah cerita His X dibuat. Setelah menulis cerita-cerita fiksi tersebut, aku berencana melanjutkan tulisan dari single lagu Raisa, tetapi lagi-lagi gagal. Moodku pada saat itu sedang memburuk karena seseorang yang mengecewakanku, inspirasi untuk membuat tokoh fiktif benar-benar hilang, aku bingung harus menulis apa. Aku pun berusaha untuk tetap menulis, aku tidak mau menyerah, aku menguatkan diriku melalui tulisan yang kubuat hingga luka itu sembuh dengan sendirinya. Sayangnya aku belum siap untuk menulis cerita fiktif lagi, aku masih terus berproses mencari si karakter itu. Selain kendala mood, laptopku pernah error tiba-tiba, aku bingung harus bagaimana, waktu sudah menunjukkan pukul 11.50 pm dan aku belum menulis di blog??!  Jadilah di tengah sempitnya kejaran waktu aku memposting tulisan di Facebook untuk menggenapi tulisanku di hari ke dua puluh satu.

Aku akui lambat laun aku mulai mengalami perubahan dalam diriku, aku mulai belajar untuk menjadi orang yang fleksibel, ketika apa yang kurencanakan tidak berjalan baik aku tetap bisa “berjalan” dengan rencana-rencana lain yang tak kusiapkan sebelumnya.  Hal positif lainnya selama aku mengikuti proyek tulisan ini, aku bisa mengajak orang lain untuk mengikutinya juga, walaupun mereka tidak rutin untuk memposting tulisannya namun cerita-cerita mereka yang mereka bagikan mampu memotivasi diriku untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi.

So…terima kasih untuk kalian selalu mengikuti cerita-ceritaku selama 30 hari ini baik yang telah terang-terangan memberikan komentar, kritik, saran secara langsung maupun melalui komentar di blog serta timeline dan juga untuk kalian yang mungkin diam-diam membaca cerita-ceritaku dalam #NulisRandom2015.

Terima kasih untuk teman-teman seperjalanan Ris, Maia, Amel, Eunike dengan tulisan-tulisannya memberikan kekuatan, semangat serta senyum.

Terima kasih untuk pembaca setia k’ Tetty, k’ Merdianti, Marla, Titin, Cin Rinda DJ, kici Dhewy, Selvi, Yurina, dan semua teman yang tidak kusebutkan satu persatu yang selalu menunggu cerita-ceritaku,kalian membuatku selalu bersemangat untuk menulis cerita terbaru.

Terima kasih buat mas Dan, Onya, Manda…orang-orang yang berjasa untuk mempercantik blogku.

Dan satu lagi orang yang terpenting dalam penulisan #NulisRandom2015, terima kasih banyak mas Ega untuk ide proyek menulis ini, ditunggu proyek-proyek menulis selanjutnya ya mas, semoga aku bisa ikutan lagi…^_^

                                                            Kupang, 30 Juni 2015

                                                                           E.R

Postingan populer dari blog ini

Apalah Arti Menunggu by Raisa (11)

(PENTING!!: Cerita ini terinspirasi dari judul lagu di  album pertama penyanyi perempuan yang memilih berkarir pada jenis musik blues, jazz,soul yang  bernama lengkap Raisa Andriana. Nama albumnya diambil dari namanya sendiri RAISA, aku sengaja mengambil judul lagunya secara random  agar sesuai dengan alur cerita yang dibuat. Akan ada 9 sembilan cerita sesuai 9 track lagu di album pertama, tetapi semua cerita aku buat berkaitan satu dengan yang lain. Semua ide cerita berasal dari pemikiranku sendiri dan cerita ini  90 % fiktif) 
-Cerita ke 6-

cerita sebelumnya bisa dibaca disini http://ubieeva.blogspot.com/2013/08/pergilah-by-raisa-10.html

 22 Januari 2014

Semingguan pertama aku dan Ray masih saling berkomunikasi, aku mengabarkan kalau aku akan ujian minggu depan, dan aku harap dia bisa datang menemaniku untuk ujian, ya meskipun kami sedang masa-masa instropeksi diri tetap saja status kami masih berpacaran, jadi aku berharap dia dapat menemaniku disaat-saat moment pentingku. Saya…

FLIRTATIONSHIP (27)

Gambar diatas adalah status dari temanku yang kubaca di Path dan ternyata dia share juga di FB :).  Ketika membaca statusnya waktu itu aku seperti tergelitik dan senyum-senyum sendiri, pinter juga dia bikin definisi tentang status pasangan yang hubungannya complicated.


"FLIRTATIONSHIP is more than a friendship, less than a relationship"

Definisi yang dia buat ini berdasarkan pengalaman dari teman-teman bahkan kenalannya, yah bisa dilihat dari foto diatas. Menanggapi status temanku ini, aku jadi teringat dari cerita-cerita temanku juga yang mungkin dulu atau sekarang lagi jadi korban PHP (Pemberi Harapan Palsu) dari seseorang. Kemana-mana selalu bareng tak terpisahkan, kalo yang cewe/cowo lagi pergi sama temen yang lain, eh satunya cemburu, padahal gak ada alasan untuk dia cemburu, lha emang gak ada statusnya koq. Mau dibilang mereka sahabat tapi koq melewati batas sahabatan? kalo dibilang pacaran..eemm..belum juga, bingung kan??
Ciri utama pasangan yang menjalani hubungan F…