Langsung ke konten utama

Kapan waktu yang terbaik? (4)



Kapan waktu yang terbaik untuk menulis?

Jawabannya : TIDAK ADA.

Itu sih pendapatku, karena bagiku waktu yang tepat untuk menulis bisa kapan saja. Ketika kamu sedang di puncak kegelisahan untuk menulis dan kegelisahan tersebut membayangimu dari pagi sampai malam, bahkan sampai paginya lagi nah mendingan kamu cepat-cepat deh tuangin dalam tulisanmu. Karena bila kamu tunda, akibatnya bisa fatal. 

Sungguh. Aku pernah merasakannya. Dan rasanya tidak enak.

Pernah waktu itu aku sedang malas untuk menulis, namun sepertinya semesta tak mengijinkanku untuk berhenti sebentar dari dunia penulisan. Dari pagi sampai malam, paginya lagi dan besoknya lagi ide-ide di kepalaku seperti hujan yang terus menerus tak berhenti turun, namun aku sengaja menundanya karena aku pikir itu hanya ide-ide sepintas lalu. Hingga beberapa hari kemudian ketika kesiapanku untuk menulis sudah 97 %, ide-ide yang membayangiku beberapa hari lalu benar-benar lenyap.Tak ada sisa. Kalau mau dipaksa pun bisa-bisa saja tapi aku tahu tulisanku tidak akan maksimal. Sejak saat itu ketika ide-ide untuk menulis datang lagi dalam imajinasiku, aku pun segera menuliskannya. Kalaupun belum sempat aku posting, dan masih berupa ide suatu adegan/percakapan singkat maka aku akan segera menuliskan di buku yang sengaja aku beli untuk keperluan penulisanku, dan kalau sudah ada waktu serta bahan yang cukup maka aku tinggal mengumpulkan poin-poin ide cerita tersebut dalam satu cerita utuh. Tetapi kalau misalnya aku tidak punya banyak waktu untuk memposting tulisan pendekku di blogku, aku biasanya memposting di notes Facebook. Kebanyakan tulisan-tulisan pendekku di notes Facebook hanya berupa tulisan pendek, yang awal dan akhir cerita si tokoh utama tak kujelaskan secara detail karena memang aku hanya ingin menulis saja apa yang ada di pikiranku saat itu, mengalir saja, yang penting aku bisa menulis kegelisahan-kegelisahanku di kala itu.

Lalu kapan waktu yang terbaik untuk menulis menurut kamu?
Silahkan jawab sendiri dan aku menunggu tulisan-tulisanmu kawan !
SEMANGAT!!

Postingan populer dari blog ini

Apalah Arti Menunggu by Raisa (11)

(PENTING!!: Cerita ini terinspirasi dari judul lagu di  album pertama penyanyi perempuan yang memilih berkarir pada jenis musik blues, jazz,soul yang  bernama lengkap Raisa Andriana. Nama albumnya diambil dari namanya sendiri RAISA, aku sengaja mengambil judul lagunya secara random  agar sesuai dengan alur cerita yang dibuat. Akan ada 9 sembilan cerita sesuai 9 track lagu di album pertama, tetapi semua cerita aku buat berkaitan satu dengan yang lain. Semua ide cerita berasal dari pemikiranku sendiri dan cerita ini  90 % fiktif) 
-Cerita ke 6-

cerita sebelumnya bisa dibaca disini http://ubieeva.blogspot.com/2013/08/pergilah-by-raisa-10.html

 22 Januari 2014

Semingguan pertama aku dan Ray masih saling berkomunikasi, aku mengabarkan kalau aku akan ujian minggu depan, dan aku harap dia bisa datang menemaniku untuk ujian, ya meskipun kami sedang masa-masa instropeksi diri tetap saja status kami masih berpacaran, jadi aku berharap dia dapat menemaniku disaat-saat moment pentingku. Saya…

FLIRTATIONSHIP (27)

Gambar diatas adalah status dari temanku yang kubaca di Path dan ternyata dia share juga di FB :).  Ketika membaca statusnya waktu itu aku seperti tergelitik dan senyum-senyum sendiri, pinter juga dia bikin definisi tentang status pasangan yang hubungannya complicated.


"FLIRTATIONSHIP is more than a friendship, less than a relationship"

Definisi yang dia buat ini berdasarkan pengalaman dari teman-teman bahkan kenalannya, yah bisa dilihat dari foto diatas. Menanggapi status temanku ini, aku jadi teringat dari cerita-cerita temanku juga yang mungkin dulu atau sekarang lagi jadi korban PHP (Pemberi Harapan Palsu) dari seseorang. Kemana-mana selalu bareng tak terpisahkan, kalo yang cewe/cowo lagi pergi sama temen yang lain, eh satunya cemburu, padahal gak ada alasan untuk dia cemburu, lha emang gak ada statusnya koq. Mau dibilang mereka sahabat tapi koq melewati batas sahabatan? kalo dibilang pacaran..eemm..belum juga, bingung kan??
Ciri utama pasangan yang menjalani hubungan F…