Langsung ke konten utama

cerpen "Gadis Minyak Tawon" (2)

Jam di hpku sudah menunjukkan pukul 12.00 tepat, tapi aku masih terbaring lemas dikamar kost. Tissue-tissue sisa semalam berserakan ditikar, aroma khas minyak tawon pun masih tercium di tubuhku.
Kepalaku masih terasa pusing dan berat karena flu ditambah dengan demam yang membuat badanku menggigil semalaman.  
Ketika membuka mata, mengumpulkan "nyawa" kesadaran, aku pun tak lupa berdoa (sambil tetap pada posisi berbaring) kepada Sang Pemberi Kehidupan karena aku masih diberi kesempatan hidup pada hari ini. Setelah doa,  aku pun meraba meja disampingku dan  mengecek hpku. 

Ya ampun ada 40 miscall!! 20 panggilan dari Rio, pacarku dan yang lain dari Mama, Hana teman kostku dan Widia teman kuliahku. Selain itu 10 sms yang menanyakan keberadaanku.
Dan yang paling banyak smsnya adalah tereererrenggg.. RIOOO!! kamu juara 1 sayang!! 

Dari kata-kata sms seperti:

"Pagi sayang, maaf kemaren-kemaren aku sibuk banget baru ga sempat hubungi kamu, ntar aku ke kost ya..:*"

"Sayang, kamu lagi sibuk ya? koq telponku ga diangkat?"

"Helloooooooooo! kamu dimana sih sayang? aku tadi hubungi si Hana, dia bilang dia belum lihat kamu di kostan dari kemaren..kamu gak pa2??!! duh angkat telponnya dong!!

" kamu marah sama aku ya??angkat dulu telponnya ntar aku jelasin."

Sampai mungkin karena gemas aku tidak membalas sms dan telponnya, dia sampe sms

"SAYAAAAANG! KAMU DIMANA?!!! are ok dear???! jangan bikin aku kek gini dehhh!!!"


"Aku telp kantor polisi nehh !! kamu dimanaaaaaaaaaaaaaaa??! pleasee angkat telpnya!! (buseeet dah lebay banget sih !!)


Lalu ada juga sms dari Hana "oii lut, lo dimana seh?? dari tadi si Rio telp gw mulu, nanyain elu, gw td ngetok-ngetok kamar, lu kagak buka..kemana sih lo? masih hidup kan ya??"  (Smsnya khas Hana banget, cara perhatiannya  kadang bikin BT, untungnya aku udah kebal ma perhatiannya yang rada nyebelin ini,,,huhhh!!..Sialan..dia kira aku udah ko'it..haissshhh =_=

Ada pula sms dari mama "Kak, dimana? ada bae2? tetap doa.


Aku pun membalas sms-sms mereka, dan yang paling pertama adalah Mamaku, setelah aku balas smsnya, Mama langsung telpon,  aku bilang kalo aku lagi sakit dari kemaren, dan mama cerita kalo Rio juga telpon Mama dan menanyakan keberadaanku, dikiranya aku pulang kerumah karena pengen menghindar dari dia,

Setelah bercerita dengan mama, aku pun bersiap mandi, tapi aku masih harus memasak air hangat dulu. Sebelumnya tak lupa membalas sms Hana "Aku lagi sakit cil, tau kan ak lagi sakit malas banget keluar kamar, kalo Rio tanya bilang aja kamu gak tau,titik."
Ga sampe 2 menit, si Hana mengetuk kamarku eh tepatnya menggarukkan kukunya dipintu, (Just info: hana itu cewek penyuka kucing, jadi di kamarnya banyak banyak tempelan kucing, gantungan kunci kamar juga bentuk muka kucing, punya bando telinga kucing,makanya karena terobsesi sama kucing, sampe ngetuk pintu pun dia sengaja garuk-garukin kukunya yang panjang itu...)

Waktu masuk kamarnya, tampangnya menunjukkan kalo dia emang ga suka aroma kamarku saat ini 
"hmm sakit apa sih lut? beeehhh...lo pake minyak tawon sebotol yaa?? duh baunya kamar ini.."
Refleks ia menutup hidungnya dengan tangannya.

Hana pernah bilang ke aku kalau dia ga suka sama bau minyak tawon,  dia juga ga suka efek panas  minyak tawon di badannya, pokoknya dia benci bangetlah. Beda sama aku

Bagiku minyak tawon itu minyak yang mujarab kalo lagi masuk angin, perut kembung, pusing kepala karena flu. Panasnya yang dikeluarkan ketika aku mengolesnya di bagian tubuh seperti perut dan kening, malah membuatku merasa baikan. Emang sih baunya rada gimana gitu tapi enak aja di badan. 

"lo kenapa si lut, gak mo angkat telponnya si Rio?? kasian tau dia..khawatir banget ma elo. Gw udah firasat lo pasti lagi sakit makanya lo ga mau nemuin dia"

Yahh tepat sekali jawaban si temanku ini. Memang bener alasan sesungguhnya aku gak menghubungi Rio balik, karena aku gak mau dia datang kekosan. Selama 3 bulan aku pacaran dengannya setiap aku mau bertemu dia, aku selalu berusaha tampil sesempurna mungkin, belum pernah aku terlihat jelek. Jadi ketika aku sakit begini, aku gak mau dia datang dan melihatku dengan kondisi yang ENGGAK BANGET tuk dilihat. Waktu aku cerita alasanku ke Hana, cewek ini malah ngetawain aku..Siaaall!! Tapi dia juga nasehatin aku, kalo kadang ada saatnya kita tak perlu tampil maksimal dihadapan orang yang kita sayangi. Aku harus yakin kalo si Rio tetap cinta dan sayang banget ma aku meskipun aku lagi dalam kondisi "JELEK" gini. 

Setelah dinasehatin gitu, aku pun buru-buru membalas sms Rio, baru saja mau mengirim sms, aku pun mendengar suaranya memanggil namaku di depan pintu, yang emang tadi sengaja pintunya aku ga tutup rapat.

"Shen.." 

"Rio!!" aku pun bangkit dan memeluknya. "Maafin aku ya". Aku pun menyembunyikan wajahku di dadanya yang bidang, aroma parfumnya yang khas membuatku semakin tidak mau melepaskan diriku darinya. Aku sadar aku benar-benar kangen sama manusia satu ini, ya maklum sudah seminggu kami tidak bertemu sama sekali karena kesibukannya sebagai manager bidang keuangan di perusahaannya.


"Iya sayang, aku yang minta maaf, aku yang sibuk, kamu sakit aja aku gak tau, cowok macam apa aku ini??
Rio pun memandangku dan mencium ubun-ubun kepalaku.

 Pas lagi romantisan gini, suara Hana pun memecah suasana.

"hadoohh..please dehhhhh kalo mau mesra-mesraan gini gw keluar dulu kali....! Dasar ni berdua, kagak inget ada penonton disini! " Gini neehh kalo udah baikan, gw  dilupain..dianggap patung..sungguh terlalu!

Kami sontak melepaskan pelukan kami..

"Maaf deh Cil, gw lupa elo masih ada..hihihh..ya udah balik kamar lo gih.."

"Oo..mentang-mentang udah baikan neh, jasa gw ga diperluin lagi..Fineee!.

Aku dan Rio pun tersenyum ngedengerin Hana nyindir n ngomel-ngomel ketika dia jalan balik menuju kamarnya.

Sepeninggal Hana. Rio pun kembali menarikku ke pelukannya.

Aku pun tersadar, kalo air panasnya udah matang dan aku belommmm mandii.!! oh No!!

"Sayang, aku belom mandi neh, ga PD aku kamu peluk-peluk gini, masih bau minyak tawon ni.." 
Aku pun berusaha melepaskan pelukannya tapi dia malah memperketat pelukannya. Setelah 1 menit berlalu, dia melepaskan pelukannya, memegang tanganku, memandangku lama. Lalu dia bilang kata-kata yang membuat aku bisa terbang ke langit 8..:)

"Sayang, sejelek apapun kondisimu, mau se-bau apapun aroma tubuhmu ketika kamu sedang sakit mau aroma minyak tawon kek, minyak apapun itu, hatiku tetap punya kamu, ga da yang bisa ngubah itu semua. 
Jangan takut jelek dihadapanku, karena dengan kejelekan dan apa adanya kamu membuatku menjadi laki-laki paling beruntung di dunia. Aku bisa melihat sisimu yang lain yang ga akan kamu tunjukan pada laki-laki lain. Jadi, jangan buat aku khawatir lagi karena kamu ga jawab telpon-telponku. Cinta kamu banget Shen..gadis minyak tawonku."

Baru aja hampir kebawa suasana romantis dan membuatku hampir menangis terharu ketika mendengar kata-kata manis itu, ehh pernyataan bagian terakhir itu membuatku refleks memukulinya dengan bantal..dan mengeluhh manjaa..Aaaaaaaaaaarrgh Rioo jelekkkkkk!!...sebelum aku melayangkan kembali bantalku yang lain. Dia memelukku lagi. Jurus terjitu untuk menenangkanku ketika aku sedang marah, jengkel, bahkan ngambek manja kek gini.

"Rioooo!! aku belumm mandii nehh!! lepasssinn!..sambil tertawa dan mencoba menggelitiki pinggangnya aku berusaha melepaskan diri dari pelukannya.
"Biarinn!! ini hukuman buat kamu ga ngabarin aku!! 
Dia pun tertawa puas.

Eh..bentar-bentar kamu koq tau aku dikosan??selidikku.

"hahah..ada dehh...!"



Aaaahh..makin cinta aja aku sama kamu ..:)

Postingan populer dari blog ini

Apalah Arti Menunggu by Raisa (11)

(PENTING!!: Cerita ini terinspirasi dari judul lagu di  album pertama penyanyi perempuan yang memilih berkarir pada jenis musik blues, jazz,soul yang  bernama lengkap Raisa Andriana. Nama albumnya diambil dari namanya sendiri RAISA, aku sengaja mengambil judul lagunya secara random  agar sesuai dengan alur cerita yang dibuat. Akan ada 9 sembilan cerita sesuai 9 track lagu di album pertama, tetapi semua cerita aku buat berkaitan satu dengan yang lain. Semua ide cerita berasal dari pemikiranku sendiri dan cerita ini  90 % fiktif) 
-Cerita ke 6-

cerita sebelumnya bisa dibaca disini http://ubieeva.blogspot.com/2013/08/pergilah-by-raisa-10.html

 22 Januari 2014

Semingguan pertama aku dan Ray masih saling berkomunikasi, aku mengabarkan kalau aku akan ujian minggu depan, dan aku harap dia bisa datang menemaniku untuk ujian, ya meskipun kami sedang masa-masa instropeksi diri tetap saja status kami masih berpacaran, jadi aku berharap dia dapat menemaniku disaat-saat moment pentingku. Saya…

FLIRTATIONSHIP (27)

Gambar diatas adalah status dari temanku yang kubaca di Path dan ternyata dia share juga di FB :).  Ketika membaca statusnya waktu itu aku seperti tergelitik dan senyum-senyum sendiri, pinter juga dia bikin definisi tentang status pasangan yang hubungannya complicated.


"FLIRTATIONSHIP is more than a friendship, less than a relationship"

Definisi yang dia buat ini berdasarkan pengalaman dari teman-teman bahkan kenalannya, yah bisa dilihat dari foto diatas. Menanggapi status temanku ini, aku jadi teringat dari cerita-cerita temanku juga yang mungkin dulu atau sekarang lagi jadi korban PHP (Pemberi Harapan Palsu) dari seseorang. Kemana-mana selalu bareng tak terpisahkan, kalo yang cewe/cowo lagi pergi sama temen yang lain, eh satunya cemburu, padahal gak ada alasan untuk dia cemburu, lha emang gak ada statusnya koq. Mau dibilang mereka sahabat tapi koq melewati batas sahabatan? kalo dibilang pacaran..eemm..belum juga, bingung kan??
Ciri utama pasangan yang menjalani hubungan F…