Postingan

MENANTI (Chapter 1)

Chapter 1 Bersamamu (Dulu) “…Bila kuingat senyum manismu, takkan habis waktu melamun..” (Bila Kuingat, Lingua) Solo, 8   Januari 2010 Hujan lagi-lagi membasahi kota dan memberikan sedikit hawa sejuk di kota yang terkenal dengan sebutan   The Spirit Of Java ini. Hujan ini pun seakan mengingatkanku ketika pertama kali aku bertemu denganmu dan karena hujan pula kita terpisah untuk selamanya. Sudah satu jam aku mengelilingi kota ini, dan akhirnya gereja inilah yang menjadi tempat perhentian terakhir. Gedung gereja yang seharusnya pada hari ini kita ada didalamnya mengikat janji dihadapan Tuhan dan jemaatNya   yang disaksikan   oleh keluarga, sanak saudara dan juga teman-teman kita. Aku membayangkan dirimu berjalan anggun bersama ayahmu dari depan gereja, lalu aku menyambutmu di altar gereja. Gaun berwarna putih tulang itu sudah kau rancang dari jauh-jauh hari   tampak pas di tubuhmu,   kau pernah mengatakan padaku bahwa gaun itu sudah k...

Lagi-lagi tentang urusan Jodoh :)

Hai..haii…!   apa kabar kalian semua…udah lama nih rasanya tidak berbagi cerita dengan kalian semua. Kali ini aku sengaja gak posting cerita fiksi karna emang bahan ceritanya sedang dipersiapkan biar ceritanya lebih matang dan gak mengecewakan untuk dinikmati. Tapi untuk memuaskan rasa penasaran kalian tentang bahan cerita yang aku siapkan kalian bisa simak di catatan-catatan yang aku tulis di Note Facebook-ku karena kadang kala inspirasi datang disaat yang tak terduga dan note FB adalah media yang paling gampang untuk aku menuangkan “puzzle-puzzle” ceritaku yang akan aku tulis di blog. Berhubung aku juga lagi sibuk-sibuknya di kantor dan harus curi waktu untuk ngeblog makanya butuh waktu lama untuk menulis. Jadi bersabarlah untuk mendapatkan cerita seutuhnya. Nah sekarang aku ingin berbagi tentang pengalamanku di kantor berkaitan dengan orang-orang yang kepo banget dengan urusan pribadiku salah satunya tentang urusan Jodoh . Banyak banget pengalamanku yang membuat aku...

Kejutan Manis

“Halo...” “kamu dimana?” “masih di kantor ntar lagi mau lunch nih, kenapa?” “Aku juga mau lunch koq, makanya mau ngajak kamu, aku jemput sekarang ya...” “eh tapi..ya udah deh..aku udah siap..buruan ya...” “ok ” “siapa tuh Nda..? kayaknya ada yang gak bisa makan siang bareng kita deh”..ujar Regina sambil melirik penuh arti pada Manda dan teman-teman kantor yang sedang bersiap untuk pergi makan siang. “Gio ngajak makan siang bareng nih..sorry yaa gw gak bisa ikutan lunch bareng...” jawab Manda sambil merapikan dandanannya. “Oooooooooohhhhh..gak pa pa koq...” seperti paduan suara mereka pun serentak membalas jawaban Manda. “Oiya Nda...bukannya mau kepo nih tapi hubungan elo sama Gio udah sampe mana sih? Udah resmi gak nihhh...” tanya Regina. “Gak tau gw, ya gw jalanin aja sih..sejauh dia sopan, baik dan perhatian ma gw..ya gw mah fine-fine aja..lagian kita kan juga udah dewasa juga..jadi gw pikir kalau kita emang   jodoh..pasti ada jalannya...