Postingan

Leburan Kenangan (terakhir)

Jangan berhenti mencintaiku , meski mentari berhenti bersinar Jangan berubah sedikitpun, d i dalam cintamu ku temukan bahagia (Jangan Berhenti Mencintaiku, Titi DJ)   Setelah tersenyum ia pun menghembuskan nafasnya, merapatkan jaket kulitnya lalu memandang ke arah  lautan. Kami sama-sama terdiam dalam lamunan kami masing-masing.  “Lupakan aku Lis..”  Tiba-tiba ia mengatakan sesuatu yang membuatku terkejut dengan perkataan yang ia katakan barusan. Apakah aku salah dengar? “hah? Kamu bilang apa tadi?” Aku ingin mendengar perkataannya sekali lagi. Dengan raut muka yang tenang, Ia pun menghadapkan wajahnya ke wajahku, memegang kedua pipiku dengan kedua tangannya, matanya yang teduh pun meneduhkanku dengan tatapannya.  Perasaanku pun bercampur aduk karena ia pernah melakukan hal yang sama kepadaku ketika kami bersama dulu. Waktu itu dia terlambat datang dari waktu janjian kami karena kesibukannya dan saat itu aku sedang kelaparan akut. H...

Leburan Kenangan (2)

               Andai ku bisa ingin aku memelukmu lagi                Di hati ini hanya engkau mantan terindah               Yang selalu kurindukan   (Mantan Terindah, Raisa) Film masa lalu yang kuputar pun sontak menghilang ketika ku mendengar suara itu, suara yang tak pernah kulupakan, sehingga aku tak perlu memandang seseorang yang memanggil namaku dengan nama depanku. Lisa adalah nama tengahku dari Elisabeth tetapi teman-temanku sering memanggilku Petris karena memang nama lengkapku Elisabeth Patrice. Hanya orang-orang yang dekat denganku saja seperti orang tua, kakak-kakakku termasuk dia yang memanggil namaku dengan nama Lisa. Aku pun menghirup nafasku dalam-dalam, mengatur detak jantungku yang tiba-tiba berdetak cepat  dan memastikan bahwa kedua mataku takkan menunjukkan tatapan rasa rindu yang begitu dalam....

Leburan Kenangan

          Ku melintas pada satu masa ketika ku menemukan cinta , saat itu kehadiranmu             Memberi arti bagi hidupku   (Melukis Bayangmu, Adera) Lama kuberdiri memandang lautan biru di depanku, semilir angin dari lautan yang meniupkan hawa dingin di wajahku tak membuatku menyerah untuk meninggalkan tempat dimana aku berdiri sekarang. Masih terekam jelas di ingatanku ketika ku pertama kali menginjakkan kaki di kota ini 10 tahun lalu untuk mencari nafkah serta pengalaman hidup.   Ketika ku memandang lautan, ku melihat satu persatu kenangan-kenangan yang pernah aku alami  di kota ini. Dan salah satu ingatan yang akan selalu hadir ialah ingatan tentangnya.   Dia… seseorang yang pernah mengisi hidupku di masa lalu. Dia yang bahkan namanya pun aku tak sanggup menyebutkannya karena akan membuat gejolak rinduku bangkit kembali, dia dalam bayan...

New Life at My Hometown

Tak terasa sudah 31 hari kita hidup di tahun yang baru yakni di tahun 2014, apa yang kalian rasakan? Apakah ada yang berbeda dengan tahun sebelumnya atau tetap sama saja? Nah pada tulisanku ini bila dilihat dari judulnya kalian pasti ingin tahu apa yang terjadi pada kehidupanku di tahun yang baru ini (GR banget yaa aku heheeheh…)    Baiklah kali ini aku akan bercerita kenapa aku sekarang mulai tinggal di Kupang, di kota kelahiranku, kampung halamanku.  Sebenarnya keputusan untuk pindah ke Kupang sudah diputuskan dari tahun lalu, rencananya aku akan pindah setelah 1 tahun aku bekerja di Surabaya tetapi karena ada sesuatu dan lain hal yang tidak dapat aku ceritakan disini membuat aku berkeputusan untuk meninggalkan kota Surabaya dan memulai kehidupan baru di tahun yang baru di kampung halamanku. Hampir 4 bulan berada di Surabaya membuatku sedikit berat untuk meninggalkan kota yang dikenal dengan kota Pahlawan itu. Aku sudah mulai merasa dekat dengan teman-t...