Langsung ke konten utama

MENANTI (Chapter 4)



Chapter 4
Dalam Ingatan
“..Kau cintaku meski aku bukan di benakmu lagi dan kuberuntung sempat memilikimu…”
(Sempat Memiliki, Yovie and Nuno)

Jakarta, 27 Februari  2014

Hai sayang..apa kabarmu disana? Empat tahun sudah aku merayakan ulang tahunmu tanpa kehadiranmu disini. Dan empat tahun juga aku belum dapat membuka hatiku untuk orang lain. Bukannya aku tidak mau mencoba untuk membuka hatiku tapi jujur saja hanya dirimu yang masih melekat didalam ingatanku sayang dan aku tidak tahu akan bertahan sampai kapan, jika waktu itu telah tiba dan telah ada seseorang dalam hidupku, aku ingin kau tahu sayang dirimu tetap tak tergantikan. Happy Birthday dear Laras…………..

Tok..tok…
“Masuk aja Yo..”  Jawabku sambil pura-pura sibuk membersihkan laci mejaku. Dan masuklah Aryo sahabat dan juga partner kerjaku selama 3 tahun di kantor Law Firm ini.
“Koq lo tau gw yang ngetok pintu?”
“Ya taulah lo kan Aryo Dirgantoro sahabat dan partner kerja gw selama 3 tahun ini..masak gw sampe gak hapal ketokan pintu lo”
“Hahahha…so sweet banget ya lo sampe hapal kebiasaan ketokan pintu gw..atau jangan-jangan hahahaa…”
“Hushhh gak usah ngaco deh….. mang kenapa sih  tumben banget lo sopan ngetok ruang kerja gw ? biasa juga lo ngeloyor .”
“hahahaa..heran ya lo..ya gw pikir siapa tahu lo lagi melakukan sesuatu yang gak gw tau dan gw bisa ngagetin elu kalo gw tiba-tiba masuk ruang kerja lo lagian lo kan bos gw disini masak gw gak sopan masuk ruangan lo gak pake ngetok.”
“ooohh baguslah lo nyadar..kenapa gak dari dulu ya…??”
“ hahahaah sialan  iyaa..iya maaf deh pak bos Abimanyu Kiana Putra..laen kali gw ngetok pintu deh…”
“Nah terus urusan lo kesini ada apa?”
“Ini..ada yang masukin lamaran kerjaan dan katanya sih mau sekalian ketemu elo juga..gimana..mau ketemu gak? Atau lo mau lihat CVnya dia dulu?”
“Menurut lo kita butuh pegawai baru gak sih..dalam setahun udah berapa kali pegawai ngundurin diri…pesimis gw Yo nerima pegawai baru lagi”
“Kalo menurut gw mending kita inverview dia dulu aja..kan kita gak tau potensi dia apa kalo kita gak nanya tujuan dia ngelamar kerja di kantor kita..apalagi kita kan gak masang info lowongan kerjaan..
“Gitu ya..hmm ..gw  kayaknya mau baca CVnya dulu dan sekalian kita siapin waktu buat interview dia..”
“Lo bukannya sekarang lo ada waktu ya..?"
“Lagi males gw..udahlah lo bilang aja ke dia..tunggu kabar dari kita..”
“yakin lo gak mau ketemu sekalian ma orangnya? Ntar nyesel lagi gw gak tanggung jawab..”
“Sst udah..udah..urusin kerjaan lo dulu deh..” Aku pun pura-pura sibuk untuk mengusir Aryo secara halus dari ruanganku.
“Iya..iya..gw pergi sekarang tapi bisa gak lo dengerin gw sebentar aja..”
“Apaan..?” Tanyaku malas.
“Sampai kapan?”  
“Hmm..Maksudnya?” Aku pun melihat Aryo dan aku pun tahu arah pertanyaannya.
“Ooh ini..” Aku pun menunjukkan frame foto Laras yang dari tadi aku tutupi karena ketika aku sedang memandang fotonya, Aryo tiba-tiba masuk ke ruangan.
“Gw gak tahu Yo..gw masih ngerasa Laras masih ada di hidup gw..dan hari ini dia ulang tahun..gw pengen banget pulang Solo malam ini..”
“Ya gw tahu elo masih kebayang Laras sampe saat ini, tapi Bi dia udah gak ada disini..gw kasian ngeliatin elo..banyak temen-temen cewek gw yang mau kenal, mau  dekat ma elo apalagi Angel adek gw..dia nanyain elo mulu ke gw dan minta dikenalin ke elo tapi gw gak mungkin nyakitin adek gw karena lo masih belum bisa buka hati lagi setelah Laras pergi..”
“Namanya juga hati Yo..gw juga gak bisa maksain hati gw buat suka ma orang..yah mungkin kalo gw nemuin cewek yang bisa buka hati gw, gw janji gw gak akan ngecewain dia, yah elo doain aja..”
“Gw ngerti koq Bi..tapi ya itu tadi jangan kelamaan..ya udah gw keluar dulu ye kasian dia nungguin..oya jangan lupa baca tuh CVnya..gw rasa dia berpotensi koq untuk join sama kita disini..”
“Ok..thanx Yo..”
“ur welcome bro..”

Aku pun memandang kembali foto wanita yang pernah hadir dan mengisi hidupku dulu dan ku memberanikan diri membuka kotak kecil dengan pembungkus kado berwarna merah marun. Kotak yang belum berani kubuka hingga saat ini  karena aku takut kenangan yang ada dalam kotak itu membuatku tak bisa melanjutkan hidup, bukan karena kenangan itu menyakitkan tapi kenangan yang dibawa itu sangatlah manis yang membuatku tetap ingin berada di masa lalu.

Kotak itu kubuka perlahan dan tampaklah seperti album foto dan di cover album itu tertulis namaku dan namanya. Dengan menahan haru aku pun mulai membuka album foto itu, foto demi foto dari masa kecil kami berdua ia kumpulkan satu demi satu hingga foto-foto saat kami prewedding, ada juga foto-foto yang ia ambil  diam-diam ketika aku sedang ketiduran. Aku teringat pada hari itu aku sangat capek setelah pulang kerja tetapi ia selalu menyemangatiku bahwa ia sudah menunggu hari itu sejak lama, oleh karenanya semua tempat foto-foto kami dialah yang memilihnya. Selain foto-foto di dalam album itu ia menyelipkan bon, tiket nonton kami, tiket bus, brosur dan smua hal yang berhubungan dengan perjalanan kisah kami berdua. Dan di halaman terakhir ia memberi ruang kosong untuk foto pernikahan kami karena diatas frame yang ia buat tertulis Our Wedding Day dan ia sengaja memberikan album ini ke Pendeta kami untuk memberikannya ketika kami sebulan merayakan pernikahan kami, tetapi sayangnya foto dalam frame itu tidak pernah ada dan memang tidak akan ada untuk selamanya.

Dan semakin ku membuatku tak bisa menahan air mataku ketika ku melihat tulisan tangannya di lembar akhir album itu 

Dear Abimanyu,
Gimana..kamu seneng gak sama kadoku ini? Pasti kamu senang kan..tuh kamu sampe mo nangis gitu hehehe…:)
Aku sengaja bikin kado ini dan menitipkan pada Pak Herman supaya beliau memberikannya  pada sebulan ulang tahun pernikahan kita. Pasti kamu bertanya kenapa aku menitipkan kado ini pada pak Herman..itu karena aku tidak tahu apa yang akan terjadi pada hubungan kita nantinya, apakah pada hari itu kita sedang bertengkar atau sedang berjauhan. Yahh kalo pada hari itu kita sedang bertengkar siapa tahu pak Herman akan datang dan mendamaikan kita berdua melalui kado ini…
Melalui kado ini aku cuma bilang kalo aku Larasati Intan Permana benar-benar mencintai kamu Abimanyu Kiana Putra, dari dulu, sekarang dan semoga sampai maut memisahkan kita :*
Kalau kamu?? :) 
˜˜˜˜

Postingan populer dari blog ini

Hati-hati Jatuh (Cinta)

Beberapa jam yang lalu aku baru saja mendengarkan radio yang memutar lagu-lagu baru dan lama. Ada 2 lagu baru yang baru pertama kali aku dengar, lagu yang satu dibawakan oleh Sherina Munaf dan Vidi Aldiano berjudul Apakah Ku Jatuh Cinta? Lagu ini pernah ditulis liriknya oleh temanku di blognya tetapi aku belum sempat mendowloadnya. Lagu yang lain berjudul Crazy oleh Andrew Gracia, jujur saja ketika mendengar lagunya aku langsung suka dengan liriknya meskipun aku tidak tahu judul lagu serta penyanyinya tetapi aku masih ingat sepenggal liriknya lalu aku mencarinya di google. Akhirnya aku pun mengetahui siapa penyanyinya serta mengingat kembali liriknya ya udah langsung aja aku mendowloadnya. Kedua lagu itu mempunyai kemiripan yakni tentang orang yang sedang jatuh cinta tetapi jatuh cintanya itu dipandang dari sisi yang berbeda. Berikut liriknya supaya kalian mengerti apa yang aku maksud.

Lirik Lagu Sherina feat Vidi Aldiano - Apakah Ku Jatuh Cinta.
Dia yang tak kusuka
Dia yang tak ku dug…

FLIRTATIONSHIP (27)

Gambar diatas adalah status dari temanku yang kubaca di Path dan ternyata dia share juga di FB :).  Ketika membaca statusnya waktu itu aku seperti tergelitik dan senyum-senyum sendiri, pinter juga dia bikin definisi tentang status pasangan yang hubungannya complicated.


"FLIRTATIONSHIP is more than a friendship, less than a relationship"

Definisi yang dia buat ini berdasarkan pengalaman dari teman-teman bahkan kenalannya, yah bisa dilihat dari foto diatas. Menanggapi status temanku ini, aku jadi teringat dari cerita-cerita temanku juga yang mungkin dulu atau sekarang lagi jadi korban PHP (Pemberi Harapan Palsu) dari seseorang. Kemana-mana selalu bareng tak terpisahkan, kalo yang cewe/cowo lagi pergi sama temen yang lain, eh satunya cemburu, padahal gak ada alasan untuk dia cemburu, lha emang gak ada statusnya koq. Mau dibilang mereka sahabat tapi koq melewati batas sahabatan? kalo dibilang pacaran..eemm..belum juga, bingung kan??
Ciri utama pasangan yang menjalani hubungan F…