Postingan

MENANTI ( Chapter 6)

Chapter 6 Sanggupkah? “ tak mungkin kuhindari, sanggupkah aku? Terus meLangkah? Atau ku pergi saja” (Hampir Jadi, Kahitna) Jakarta, 16 Maret 2014 Aku masih tidak tahu apa yang kulakukan saat ini dengan berdiri menyendiri di kursi paling belakang di gedung gereja ini. Posisiku sangat strategis untuk menyaksikan mereka berdua masuk  dari pintu depan bersama dengan keluarga besar mereka. Rona wajah mereka yang sangat bahagia ketika mereka berdua berjalan ke depan dengan iringan lagu yang dinyanyikan oleh paduan suara yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari membuatku terharu dan mengikhlaskannya bersama dia, wanita yang telah ia pilih untuk menjadi pendamping hidupnya. Teringat beberapa hari lalu ia mengantarku pulang ke rumah, bertemu dengan orang tuaku serta meminta restu mereka dan aku serta mengundang kami untuk hadir ke pernikahannya, dan dengan bodohnya aku menyanggupinya.   “pake ini aja..” Aku terkaget dengan kehadiran seorang pria yang tiba-...

MENANTI (Chapter 5)

Chapter 5 Kamu Lagi “ engkau ada dengan setangkai cinta tak termiliki..” (Tak Termiliki, Rossa) Jakarta, 14 Maret 2014 Sudah lama aku tidak bermimpi tentangmu, tapi entah semalam tadi kamu datang lagi Ngga. Aku tidak tahu apa yang terjadi denganmu sekarang, tapi aku harap kamu dalam keadaan yang baik-baik saja. Trrt…trrttt “Hmm iya selamat pagi..” “Ini Kinanthi ya?” “Iya betul.maaf ini saya berbicara dengan siapa ya?” “Saya Siska, kakaknya Rey..masih ingat?” “Siska? Hmm duh yang mana ya mba’? kakaknya Rey yang kembar itu bukan? “Haha iya..Saya Siska, yang dulu kamu kira saya Saskia di pesta nikahannya   mba’ Ratih...masih ingat? “Ohh iya..iya inget koq..ini mba’ Siska yang kerja di Wedding Organizer yang terkenal itu ya..apa kabar mba’? Koq tumben telpon saya pagi-pagi gini?” “haha.betul—betul..haduh Kinan.terkenal apanya, kamu mujinya berlebihan deh..” “Enggak berlebihan koq mba’..emang kenyataan koq..ngomong-ngomong ada apa nih Mba...